Bayangan dosa


Pagi itu, usai sholat Dhuha..

Ku coba menyelami kembali hari-hari

Yang telah kulalui..

Yang telah kulewati..


Pagi itu usai sholat Dhuha..

Ku bersujud pada ilahi

Ku baca istighfar tuk bersihkan diri

Tuk kikis dosa yang cemari hati


Pagi itu.. aku terkejut…

Seakan jantung berhenti berdenyut..

Pandangku seperti tertutup kabut..

Dosaku banyak bergelayut


Seandainya dosa itu ditampakkan

Seandainya dosa itu diwujudkan

Mungkin aku telah tenggelam

Dosaku sedalam lautan..


Wahai Tuhan tempatku bergantung

Maaf kan hamba yang tak tahu diuntung..

Banyak nikmat yang Kau berikan

Namun kedurhakaan yang kupersembahkan


Cerita lama telah usai

Cerita baru harus dimulai

Cerita yang baik-baik

Cerita yang tidak munafik


27/11/2008 8:02:41 AM


Prev Doa untuk si buah hati , Next  Doaku untuk Palestina, Index puisi


5 Tanggapan to “Bayangan dosa”

  1. silmikaffa Says:

    Wahai, akhi, antum bisa rasakan gimana perasaan ana!
    Belasan tahun bergelimang maksiat. Hitam pekat. Sampai kesat hati melebihi batu…..
    Ternyata hanya kembali pada Allâh sajalah jiwa bisa tenang.

    “Fa firrû ilallâh…..” (adz-dzâriyât: 50)

    Jazakallâh….

  2. Aris Says:

    Akh silmikaffa, masa lalu yang kelam adalah bagian dari hidup kita, tak terkecuali ana.
    Sikap berani dan tegas untk berubah adalahlangkah yang harus kita tempuh..
    Semoga Alloh memudahkan kita untuk bertaqorrub kepadaNya

  3. silmikaffa Says:

    Subhânallâh, walhamdulillâh!
    Ngga salah ana bertemankan antum di dunia maya…
    Terus istiqamah menulis ya akh!
    Smoga manfaat untuk saudara2 muslim kita., baik yg sudah, maupun yg belum kembali…
    Amiin!

  4. fitri Says:

    punya script untuk “jumlah pengunjung” ?minta dong….
    wih..puisinya….merinding rasanya…ato lebih tepatnya, menyadarkan… hiks…jzk..

  5. Aris Says:

    mba fitri, klo script jumlah pengunjung,itu original dari word press. Af1 nih kalau yang versi free, aku ga punya. Mungkin rekan bloger ada yang punya?

Tinggalkan Balasan