Selalu ada dua jalan, manakah yang kita pilih?

Ikhwah fillah, sadarkah kita bahwa dalam segala sisi kehidupan, kita selalu dihadapkan pada dua jalan? Alloh SWT telah berfirman dalam Al Quran yaitu Surat Asy-Syams : ayat 8-10

Fa alhamahaa fujuurohaa wataqwaahaa, Qod aflaha man tazakka, Waqod khooba man dassahaa

Artinya :

Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, Dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.

Dalam ayat di atas Alloh SWT telah menegaskan bahwa kita telah diilhamkan dua jalan yaitu jalan kefasikan dan jalan ketakwaan. Maka beruntunglah orang-orang yang mengambil jalan takwa. Merekalah golongan orang-orang yang mensucikan diri. Sedang orang-orang yang mengambil jalan fasik, merekalah orang-orang yang mengotori jiwa mereka sendiri

Ikhwah fillah, jangan pernah kita berkata kalau kita terlanjur berbuat fasik/dosa itu karena takdir dari Alloh SWT. Itu salah besar. Saya yakin berbuat dosa adalah sebuah pilihan yang telah kita lakukan karena sebelum orang berbuat dosa pasti ia masih sempat berpikir. “Lakukan apa nggak…” Contoh ringan dalam kehidupan sehari-hari ada orang yang mau pinjam uang kepada kita, kebetulan kita pas ada, namun karena kita tahu bahwa jika kita meminjaminya, harapan kembali adalah tipis maka kita bilang “Aduh maaf nih /Pak/Bu.. lagi ga ada uang”. Terlepas bahwa itu adalah sikap hati-hati kita, tapi kita sudah berbohong kepada orang lain. Padahal kita bisa bilang “ Iya Pak/Bu, saya memang sekarang ada uang tetapi kami saat ini lagi banyak kebutuhan. Atau mungkin karena kita tahu bahwa harapan kembali tipis jika kita meminjamkan maka kita bisa bilang “ Maaf Pak/Bu, saya tidak bisa meminjamkan uang sebanyak yang ibu pinta, tapi ini ada sedikit. Bapak/Ibu tidak usah memikirkan bagaimana cara mengembalikannya, Saya ikhlaskan uang ini buat Bapak/Ibu” . Saya rasa ini adalah lebih baik.

Contoh yang lain adalah ketika kita bekerja di kantor.. Kita kebetulan diberi tanggung jawab untuk membuat Laporan Bulanan Penjualan. Kebetulan kita begitu banyak kegiatan sehigga tugas yang diberikan belum sempat dikerjakan sampai ketika mendekati batas waktu yang ditentukan atasan kita bertanya “ Laporannya sudah selesai Mas?” Lalu kita menjawab “Iya Pak, tinggal merapikan” dengan maksud agar nama baik kita tetap terjaga di depan bos kita. Padahal tugas itu belum diapa-apain. Sebenarnya kita bisa bilang..”Maaf Pak, tugas belum saya kerjakan, karena kebetulan banyak urusan yang tidak dapat saya tinggalkan. Insya Alloh saya selesaikan segera sebelum batas waktu yang ditentukan. “ Saya yakin bos kita akan mengerti, asal kita tanggung jawab penuh dan benar-benar komitmen akan tugas kita

Dua contoh di atas adalah contoh sederhana bagaimana kita dihadapkan pada dua pilihan dalam setiap sisi kehidupan. Banyak sekali contoh lain yang kita temui dalam kehidupan, baik perbuatan dosa itu besar atau kecil dalam kapasitas kita sebagai orang pribadi, sebagai anggota keluarga maupun sebagai warga masyarakat

Ikhwah fillah, mari kita renungi ayat Al Quran di awal tadi, kita baca pelan-pelan dan kita tadabburi. Oleh Alloh SWT kita tidak dipaksa untuk selalu berbuat baik, padahal sangat mudah bagi Alloh SWT untuk menciptakan semua manusia yang selalu berbuat baik dan tidak durhaka kepadaNya sebagaimana halnya para malaikat yang senantiasa taat kepada Alloh SWT. Tetapi Alloh SWT memberikan dua jalan agar kita berpikir. Karena memang manusia menjadi mulia karena akalnya dengan syarat akalnya dipakai untuk kebajikan. Alloh SWT juga telah menjelaskan apa konsekuensi dari jalan yang kita pilih itu. Jika jalan takwa yang kita pilih, Alloh SWT akan membalas dengan balasan yang bukan sembarangan balasan, tetapi balasan yang luar biasa, balasan tu adalah syurga dengan segala keindahan dan kenikmatannya. Dan Alloh telah menggambarkan bagaimana keindahan syurga dan segala kenikmatannya di dalam AlQuran yang mulia.

Lain halnya jika kita memilih jalan fasik atau kajahatan. Alloh SWT akan membalas dengan yang luar biasa juga, tapi kebalikan dari balasan yang pertama tadi. Balasan itu adalah neraka dengan segala azab dan kepedihan di dalamnya. Tentang kepedihan dan penderitaan di neraka Alloh juga telah menggambarkannya dalam Al Quran yang mulia.

Ikhwah fillah, Alloh SWT sangat sayang kepada kita. Ia membalas satu kebajikan dengan berlipat ganda yaitu 700 kali lipat dan bahkan Alloh melipatgandakan pahala kebajikan lebih dari itu bagi siapa yang dikehendaki. Sedangkan satu kejahatan hanya dibalas dengan yang serupa dengan itu. Renungkanlah, betapa sayangnya Alloh SWT terhadap kita. Renungkanlah betapa banyak kenikmatan Alloh yang telah diberikanNya kepada kita agar kita senantiasa bersyukur dan selalu memilih jalan takwa.

Ikhwah fillah, mungkin ada di sebagian kita merasa aman karena walaupun kita sering memilih jalan fasik, sering berbuat dosa namun kita bisa hidup tenang, urusan lancar, jarang menemui kesulitan dalam kehidupan. Kita beranggapan Alloh SWT sayang kepada kita.

Ikhwah fillah, janganlah kita merasa aman dulu karena musibah tidak menimpa kita walaupun sering berbuat dosa. Ingatlah kaum kafir Quraisy yang selalu bersukaria dan bergelimang harta walaupun mereka dalam keadaan kafir. Alloh biarkan mereka dengan maksud agar mereka terus bergelimang dosa. Tidakkah kita bercermin kepada mereka. Sungguh kemalangan yang sangat besar jika kita termasuk seperti mereka yaitu Alloh SWT membiarkan kita berbuat dosa agar dosa kita semakin banyak dan semakin terjerumus dalam kemaksiatan.

Kita berlindung kepada Alloh SWT dari hal demikian. Mari kita berdoa kepada Alloh SWT agar selalu diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan kita.

Masihkah kita mau memilih jalan kefasikan?

)I( )I( )I(

12 responses to “Selalu ada dua jalan, manakah yang kita pilih?

  1. Jazakumulläh!

  2. Wakhoirol Jaza Mas silmikaffa,
    terimakasih sudah berkenan mampir di blog-ku

  3. Akh Aris,salam kenal…ana baru bikin blog2an nih.
    Msh gaptek,jgn diketawain ya… Mau tanya, kalo ana kirim komentar,kenapa nama ana ga bisa diklik utk orang lain bisa langsung ke blog ana.Nama antum bisa tuh.Gimana caranya ya? Nuhun pisan!

  4. sama akh, ana juga baru bljr ngeblog. mungkin cb di pengaturan/dasbor, pilih menu kelola, pilih tulisan, pd opsi lacak balik coba isi URL antum. Kayaknya sih gitu… af1 klo salah…

  5. Jzk! Ana coba nanti…
    Smoga blok antum dicatat olehNya sbg suatu amal sholeh.
    Datang akh,ke silmikaffa.wordpress atau multiply. Tp dua2nya msh gersang.Rada sulit berkreasi,ana selalu sign in pake ponsel.Ga sempat2 ke warnet atau hotspot.
    Oya,yg di multiply ada foto anak laki2 pertama ana.Baru 3bln. Lucuuu bgt!
    LÄ ‘IZZATA ILLÄ BIL JIHAD!

  6. Amiin… iya akh insy segera aku kunjungi..

  7. Kefasikan dan ketakwaan memang berasal dari Allah. Kejahatan dan kebaikan juga berasal dari Allah. Tinggal kita sendiri yang memilih, apakah mau mengambil resiko untuk dibakar di neraka karena memilih kefasikan dan kejahatan?🙄 Atau memilih keridhaan Allah karena mengambil ketakwaan dan kebaikan meski jalannya penuh onak, duri, berkelok dan curam?🙄 Pilihan ada ditangan kita.

    Untuk akhi Silmikaffa, kalau ingin blog antum bisa di link saat kasih komentar, antum harus mengisi alamat situs antum pada kolom ‘situs web’ yang tersedia. {Letaknya dibawah nama, dan alamat email pada isian komentar}. Satu lagi jangan lupa yang lengkap. Misal http://ihwansalafy.wordpress.com/ atau https://menyibakmendung.wordpress.com/🙂

    Selamat bergabung di dunia bloger, insyaAllah ana nggak keberatan untuk bantu.😳

    Salam kenal untuk akhi Aris, ana ijin ngelink blognya ya…😆

  8. AWW…
    Eeeh,akh ibn! Ketemu disini,rumah akh Aris yg sejuk…
    Hatur nuhun tipsnya. Tp nanti aja dipraktekin di hotspot,ana lg di kereta nih,menuju Bdg, dari Kroya,habis nengok anak istri tercinta titipin Alläh. Sign in pake ponsel,lumayan repot.Salam hormat utk Ummi antum yg sama dgn ummi ana: urang sunda yg ‘someah’!
    Nanti kalo ana udah bingung,insyaalläh ana tanya antum.

    Akh Aris,punten,ruang tamunya di-acak2… Akh Ibn itu saudara ana filläh,yg tulisannya banyak mencegah ana bertindak berlebihan.

    Barokallähu fiikumä!

  9. Untuk Ust Ibn, jazakalloh khoir atas tambahannya. Mdh2an kita selalu dibimbing Alloh selalu menapaki jalan ketakwaan.

    Dengan senang hati ustadz… silahkan link, Blog antum juga udah ana link..

  10. Untuk Akh silmikaffa, what a surprise.. bs ketemu dengan saudara antum di blog ana..

    Semoga tali silaturrahiim dan ukhuwwah diantara kita tetap terjaga.

    Barokalloh fiikumaa aidhon

  11. AWW….
    mampir lagi ah…
    Sibuk ya,akhi? Ana nunggu tulisan antum.
    Smoga Alläh merahmati antum sekeluarga… Amin.

  12. insya Alloh Akh.. Wa iyyakum akh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s