Manusia yang bodoh atau syaitan yang pintar (menggoda)?

Awas keperosok!

Dalam media massa, sering dimuat berita tentang adanya seorang “ustadz” yang melakukan perbuatan tak terpuji terhadap muridnya. Selain itu ada juga seorang yang mengaku sebagai kyai tapi berafiliasi dengan syaitan/jin. Minta bantuannya, membuat sesaji pada hari tertentu dan lain sebagainya. Kenapa ini bisa terjadi?

Tidak dipungkiri bahwa syaitan terus dan selalu melakukan apapun dan dengan segala macam cara untuk menggoda manusia. Karena tujuan utama syaitan adalah mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menemaninya di neraka. Berawal dari kisah pengusiran syaitan dari surga, maka sejak itu syaitan memproklamirkan dirinya sebagai musuh bebuyutan bagi manusia.

Dari cara yang sederhana hingga yang rumit, dari cara yang biasa hingga cara yang luar biasa syaitan lakukan untuk menjerumuskan manusia. Dan satu hal lagi yang tidak kalah bahayanya adalah syaitan tidak pernah berputus asa. Dengan cara yang satu dia gagal, ia akan mencari cara lain yang lebih bisa diandalkan untuk mengajak manusia agar mengikuti jalannya.

Di samping itu, ia adalah makhluk Alloh SWT yang tidak akan binasa sampai hari akhir. Tidak bisa kita bayangkan berapa jumlah syaitan semenjak diciptakan hingga sekarang ini yang semuanya siap berkompetisi untuk menggoda manusia.

Karena status syaitan sudah jelas yaitu sbg ahlunnaar, maka ia lebih fokus dan terarah untuk mencapai tujuannya. Goalnya cuma satu yaitu mencari teman untuk tinggal bersamanya di neraka.

Sekarang, bagaimana halnya dengan manusia. Setiap orang kalau ditanya mau masuk surga atau neraka? Pasti kalau dia masih punya pikiran sehat akan menjawab “masuk surga”. Tapi belum tentu mereka yang menjawab ingin masuk surga, akan menempuh jalan-jalan ke surga sebab jalan-jalan ke surga di penuhi dengan onak dan duri, dipenuhi dengan hal-hal yang tidak mengenakan. Sedang jalan-jalan ke neraka ditaburi dengan hal-hal yang menggiurkan, penuh kesenangan, keindahan dan bertabur bunga di kanan kiri.

Hal-hal yang menggiurkan itulah yang dipakai oleh syaitan untuk menggoda manusia. Dan tidak sedikit manusia yang masuk dalam jerat-jerat syaitan. Bukan hanya manusia yang digoda oleh syaitan bahkan seorang nabi pun tak luput dari godaan syaitan. Syaitan membisikkan kepada manusia dengan perkataan-perkataan yang indah sebagaimana dalam Al Quran Surat Al An’am : 112 yang artinya :

Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia). Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan”.

Syaitan juga selalu membisikkan kepada manusia agar memandang baik perbuatan buruknya

Firman Alloh SWT :

“Dan (juga) kaum ‘Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,” QS Al Ankabut : 38

Dalam ayat yang lain alloh SWT berfirman :

“Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala” . QS Fathiir : 6

Sangat jelas sekali Alloh menerangkan bahwa syaitan itu adalah musuh manusia, karena itu anggaplah ia sebagai musuh. Namun, kenapa ada manusia yang menjadikan syaitan sebagai temannya.

Dalam surat Yaasin ayat 60, Alloh SWT berfirman yang artinya :

“Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaitan? Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu”

Syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Bahkan Alloh SWT menerangkan hal ini tidak hanya di satu ayat, tapi di banyak ayat. Kita sudah tahu akibatnya jika menuruti langkah-langkah syaitan dengan segala konsekuensinya, namun anehnya banyak manusa yang tergoda oleh bujuk rayu syaitan. Kalau kenyataannya demikian, yang jadi pertanyaan adalah manusia yang bodoh atau syaitan yang pintar (menggoda)? Silahkan anda yang menjawabnya.

)I( )I( )I(

9 responses to “Manusia yang bodoh atau syaitan yang pintar (menggoda)?

  1. kalo setan berputus asa,neraka gimana ya ?hehehe

  2. kalau setan berputus asa, ya.. dipecat dari golongan setan dong….🙂

  3. Subhanallah, article yang sangat bermanfaat.

    Menurut ana kenapa bisa begitu??🙄 Karena…

    Memang syaitannya pinter nyari-nyari orang bodoh untuk dikibulin… hihihi…😆 😆 :oop: :mrgreen:

  4. Amiin..,
    iya akh ibnu, jangan mau dikibulin sama syaitan, soalnya klo kita kena kibul berarti kitalah orang bodoh itu…🙄

  5. yang benar adalah …
    syetan pintar dalam menyikapi kebodohan manusia.. sehingga banyak manusia yang tergoda..

    semoga kita semua dapat istiqamah dalam menjalankan perintah Allah SWT..

  6. Akh orido, jazakalloh atas kunjungannya..
    jadi manusia yang tergoda itu manusia bodoh ya akh….?
    Mungkin gini akh.. godaan itu ibarat ujian, makin tinggi ilmu seseorang makin sulit ujian yang dihadapi. Jadi agar kita lulus ujian kita mesti banyak belajar, mesti memperkuat iman.. agar setiap ada godaan syaitan, kita bisa menghadapinya
    …dan jangan mau kita dibodohin syaitan

  7. Jazakallâh artikelnya…
    Sibuk pindahan rumah nih,ana baru sempat berkunjung,afwan.
    Ana jadi ingat anekdot ttg bung setan ini akh.
    Dikatakan: “para setan mengungsi dari Indonesia…”
    Pertanyaannya: “kenapa?”
    Jawabnya: “mereka merasa sia2 di sini. Ga ada kerjaan! Ga usah dibujuk juga udah pada nyetan.,”

    Hihihi… Miris ya akh… Sampai2 ada orang tega bikin anekdot ttg bangsa besar ini seperti itu.

    Bârakallâhu fîkum.

  8. Wah anekdotnya ngeri akh… berari di Indonesia ga menantang buat syaitan ya…? :p
    lg nyari suasana baru ya akh…
    Semoga rahmat Alloh selalu mengiringi dimana pun engkau berada akhii…

  9. Assalamu ‘alaikum wr.wb, Allah memang menciptakan syaitan itu ada, jadi perteballah iman islam kita agar tidak tergoda……
    Wassalamu ‘alaikum wr.wb

    Aris menjawab :
    Walaykum salam Wr
    Betul mba, kta harus senantiasa upgrade iman kita karena dari hari kehari godaan2 syaitan itu terus bertambah berat dengan segala macam dan variasinya…

    Terimakasih kunjungannya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s