Empat keluhan rakyat kepada Pejabat

Empat keluhan rakyat kepada Pejabat

Ketika Umar bin Khotob menjadi Khalifah, ia menunjuk Sa’id bin Amir untuk menjadi gubernur  Syam yang berpusat di Hims. Sa’id terkenal sebagai pejabat yang sederhana dan selalu memimpin rakyatnya dengan bijaksana.
Suatu ketika Khalifah Umar bin Khotob berkunjung ke Hims. Ia mencoba menanyakan kepada rakyat di sana apa pendapat mereka tentang Sa’id ini.


Ternyata di luar dugaan bahwa mereka mengungkapkan keluhan atas kepemimpinan Sa’id. Mereka berkata : “Kami mengeluhkan 4 perkara : pertama, ia baru keluar menemui rakyatnya ketika hari sudah siang, kedua ia tidak melayani seorang pun di malam hari, ketiga, setiap bulan ada dua hari dimana ia tidak melayani rakyatnya, dan kami tidak melihatnya sama sekali, dan ada satu lagi yang sebetulnya bukan kesalahannya tapi mengganggu kami (keempat), yaitu sewaktu-waktu ia jatuh pingsan.”

Mendengar itu, Kholifah duduk sebentar lalu memohon petunjuk kepada Alloh sambil berdoa “ Ya Alloh, aku tahu ia adalah hambaMu yang terbaik maka janganlah Engkau belokkan firasatku ini”.
Lalu Sa’id dipersilahkan untuk membela dirinya, ia berkata : “Mengenai keluhan mereka bahwa aku tidak menemui mereka melainkan setelah siang hari, aku sebetulnya tidak ingin menyebutkannya. Aku tidak punya pembantu, maka akulah yang membuat roti, dari mengaduk tepung hingga roti itu siap dimakan. Setelah itu aku berwudhu dan sholat dhuha. Setelah itu aku keluar menemui mereka.”
Wajah Umar berseri, dan mengucapkan “Alhamdulillah. Lalu yang kedua?”
Sa’id melanjutkan pembicaraannya
“Adapun keluhan mereka bahwa aku tidak melayani mereka di malam hari, maka demi Alloh aku benci menyebutkan penyebabnya. Aku telah menyediakan siang hari untuk mereka sedang malam hari untuk Alloh”.
“Mengenai keluhan mereka bahwa dua hari dalam satu bulan aku tidak menemui mereka, sebabnya aku tidak mempunyai pembantu untuk mencucikan pakaianku dan pakaianku tidak banyak. Aku tidak bisa berganti pakaian dengan leluasa. Aku mencucinya dan menunggu sampai kering, hingga baru bisa menemui mereka di sore hari.”
“Tentang keluhan mereka bahwa aku sering jatuh pingsan, sebabnya adalah di Mekah dulu, aku melihat langsung bagaimana Khubaib al-Anshori tewas. Tubuhnya disayat-sayat. Orang-orang kafir Quraisy itu berkata, “Maukah Engkau jika Muhammad menggantikanmu dan kamu bebas? Khubaib menjawab “ Demi Alloh aku tidak ingin berada di rumah bersama anak dan istriku menikmati kelezatan dan kenikmatan hidup sementara Rosulullloh terkena musibah walau hanya tertusuk duri. Saat itu aku masih kafir. Aku menyaksikan dengan mata kepala, dan aku tidak bergerak sedikitpun untuk menolong Khubaib. Karena itu aku sangat takut akan siksa Alloh kelak, hinga aku jatuh pingsan”
Selesai sudah pembelaan Sa’id. Kedua pipinya basah oleh air mata . Khalifah Umar tidak bisa menahan rasa harunya. Ia berseru dengan gembira, Alhamdulillah firastku tidak meleset. Lalu merangkul Sa’id dan mencium keningnya yang penuh dengan cahaya.
Ikhwah fillah… kisah di atas adalah sebuah gambaran bagaimana para sahabat yang digembleng langsung oleh Rosululloh ketika mendapat amanah menjadi pemimpin. Ia tidak memperkaya diri, ia tetap sederhana dan tetap istiqomah mengikuti seruan Alloh dan RosulNya. Pemimpin seperti Sa’id bin Amir ini saat ini sudah termasuk barang langka. Para pemimpin kebanyakan lupa akan janji-janjinya ketika dulu mereka berkampanye, walaupun ada yang tetap istiqomah namun jumlahnya tidak seberapa.
Di negeri kita sebentar lagi akan ada pemilihan umum yang dari sana akan muncul pemimpin. Siapakah yang menjadi pemimpin, sedikit banyak rakyat ikut menentukan. Semoga Alloh menjadikan pemimpin di negeri ini dari golongan orang yang bertakwa.
…. “Waj’alnaa lil muttaqiina imaman”, ( dan jadikanlah pemimpin kami dari golongan orang yang bertakwa)

)I(   )I(   )I(

One response to “Empat keluhan rakyat kepada Pejabat

  1. Terimakasih informasinya.
    Dengan tetap menaruh hormat pada sahabat dan pengikut Rasulullah Muhammad SAW hingga akhir zaman, mari wujudkan generasi amanah.
    Untuk berbagi informasi silahkan mampir ke “Sosiologi Dakwah” di http://sosiologidakwah.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s