Pelajaran dari Gado-gado

Peanuts

Bagi sebagian orang kacang tanah adalah makanan yang enak. Bisa dibuat bumbu kacang, kacang bawang, rempeyek dll. Dan yang paling enak mungkin dibuat kacang kering baik yang masih ada kulitnya maupun tidak. Sangat nikmat sekali ketika makan kacang kulit kering buat cemilan. Bersyukurlah buat mereka yang bisa menikmati kacang tanah tersebut tanpa mengalami efek samping.
Namun, bagi sebagian yang lain makan kacang malah membuatnya sakit karena sistem tubuhnya tak bisa menoleransi terhadap kacang tanah tersebut. Dan aku mungkin termasuk kelompok yang kedua yang harus menghindari makan kacang apapun bentuk makanannya.
Berawal dari keinginan
Sudah lama sekali aku tidak makan kacang karena sejak anakku yang pertama tidak bisa menoleransi makanan tertentu diantaranya adalah kacang. Aku baru sadar, ternyata aku juga sama dengannya. Kalau makan kacang paling tidak tenggorokan terasa kering dan batuk-batuk. Nah..sudah lama sekali aku tidak makan gado-gado… Beberapa hari yang lalu sebelum Ramadhan, aku tak bisa menahan untuk tidak makan gado-gado dimana bumbu utamanya adalah kacang tanah. “Wah kayaknya makan gado-gado enak banget nih” pikirku. Tanpa pikir panjang aku makan gado-gado tersebut.
Aku makan habis sholat Dhuhur. Ketika makan nikmat sekali… sudah berbulan-bulan aku menahan tidak makan gado-gado. Anda bisa bayangkan rasa nikmatnya seperti orang yang baru bertemu kekasihnya setelah sekian lama berpisah.
Dan efeknya pun segera menjelma
Usai makan selang waktu kurang lebih setengah jam badan mulai terasa ga enak. Kemudian setelah sholat Ashar, lebih ga enak lagi, tenggorokan terasa kering dan mulai sedikit batuk. Malamnya batuknya pun menjadi dan paginya suaraku menjadi serak hingga. Ketika aku menulis sekarang pun masih serak tapi alhamdulillah sudah mendingan.
Pahamilah tubuhmu
Astaghfirullah. Ternyata keinginan itu membawa “bencana”. Aku telah dzalim terhadap tubuhku sendiri. Aku tak bisa makan yang orang-orang umum bisa makan semaunya. Sekarang aku sendiri yang menanggung akibatnya. Maafkan aku tubuhku… Aku telah membuatmu sakit. Aku kan coba lagi tuk memahami dirimu wahai tubuhku.
Hikmah
Seringkali kita membandingkan satu orang dengan orang lain padahal masing-masing punya keunikan tersendiri, baik bakatnya, kepribadian, sifat dan lain sebagainya.
Sesuatu yang baik buat orang lain belum tentu baik buat kita. Jadi tidak usah ada rasa iri hati melihat orang lain yang mereka mempunyai nasib yang lebih baik. Selalu husnudzon kepada Alloh SWT jika kita mengalaminya.
Pentingnya pengendalian diri terhadap hal-hal yang dilarang meskipun kita sangat ingin sekali terhadap hal tersebut. Jika kita tidak bisa mengendalikan diri maka kita akan merugi. Terhadap hal-hal yang bersifat duniawi yang membahayakan saja kita harus menghindari terlebih tehadap hal-hal yang bersifat ukhrowi karena akibatnya bukan hanya di dunia saja melainkan penyesalan abadi di akherat nanti.
)I( )I( )I(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s