Balckberry dan Doa untuk Orang Tua

Facebook vs hak anak

Facebook vs hak anak

Kemajuan di bidang teknologi memang dari hari ke hari semakin terasa terutama di bidang komunikasi.Yang paling menonjol kemajuan di bidang teknologi adalah bermunculannya jejaring sosial yang saat ini dipimpin oleh Facebook, disusul Twitter.  Sementara Friendster saat ini semakin ditinggalkan. dan yang paling mutakhir adalah munculnya teknologi Blakcberry dengan fasilitas unggulannya BBM (Blackberry Messenger) yang bisa on line setiap saat. Seyogyanya kita menggunakan berbagai kemajuan itu untuk sesuatu yang bermanfaat.

Selain itu jangan sampai melupakan hak-hak anak kita (bagi kita yang sudah berkeluarga). mereka harus tetap diperhatikan, dididik dengan baik dan dijaga dari pengaruh negatif lingkungan sekitar. Disadari atau tidak, bagi facebooker dan pengguna BBM mania terkadang waktunya habis ia gunakan di depan layar ponselnya sehingga hak-hak anak untuk diperhatikan, disayang dan dijaga, yang merupakan tanggung jawab kita seabagai orang tua menjadi berkurang.  Mari kita simak tulisan seorang anak yang merasa tersisihkan karena kehadiran BBM ataupun facebook di genggaman orang tuanya. Judulnya adalah “Black berry dan Doa Untuk Orang Tua”  (didapat dari teman tanpa menyebutkan pengarangnya).

Blackberry dan Doa Anak Untuk Orang Tua

Aku dan adik sayang mama
Tapi maaf ma.

Mengapa saat adik menangis kehausan,
Mama masih asyik BerBBM
Mengapa saat aku tidak bisa mengerjakan PR
Mama selalu bilang coba dulu pikir sendiri, sambil mata melotot ke BB
Mengapa saat aku tidak bisa memasang tali sepatu. Mama selalu menyuruh mbak untuk membantunya, sambil tangan mama lincah menyentuh BB

Aku dan adik sayang Papa
Tetapi, maaf Pa

Mengapa saat mama minta tolong ambilkan pampers untuk adik. Papa selalu bilang ambil sendiri, sambil tertawa di depan layar BB

Mengapa saat aku mengajak main bola. Papa selalu bilang papa lagi capek, tapi tanpa lelah balas BBM

Mengapa papa sekarang jarang sekali menyanyikan lagu saat membobokkan adik. Tapi papa asyik terus pegang BB
Mengapa papa sekarang jarang sekali baca cerita saat sebelum tidur. Tapi papa selalu pegang BB saat membobokkan aku

Aku dan adik sayang Papa Mama

Tapi, maaf pa ma
Aku dan adik jadi benci BB, padahal papa mama menyayanginya
Karena sejak ada BB, papa jarang cium aku
Karena bila pegang BB, mama kalau ditanya PR selalu marah-marah
Karena bila ada bunyi BB, papa selalu melepaskan gendongan adik
Karena sejak ada BB, mama hanya bisa tertawa dengan BB
Karena sejak kerajingan BB, papa jarang maen perang-perangan lagi denganku

Aku dan adik sayang Papa Mama
Tapi, maaf pa ma
Aku pernah ajak adik berdoa, semoga BB papa mama selalu low bat.
Aku pernah ajak adik berdoa, mudah-mudah wajahku berubah jadi BB. Biar papa mama selalu pandangi aku terus

Aku pernah Ajak adik berdoa, supaya BB papa mama ketinggalan di kantor. Biar Aku dan adik bisa bersenang-senang seperti dulu lagi

Aku pernah ajak adik berdoa, supaya semua orang di rumah ini tidak beli BB kayak papa mama. Agar kalau papa mama mengacuhkan aku, aku bisa main dengan mereka

Papa dan Mama
Maafin aku dan adik

————

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut, jangan sampai dengan adanya BBM dan Facebook menggantikan posisi anak-anak  yang menjadi amanah kita.. Jadilah orang tua yang dibanggakan anak-anak kita! Insya Allah…


4 responses to “Balckberry dan Doa untuk Orang Tua

  1. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang bisnis di blogku :
    http://www.yohanwibisono.com, silahkan kunjungi, mudah-mudahan bermanfaat. thx

  2. terimakasih dah mampir mas yohan… ok deh.. langsung cek ke TKP

  3. mas aris, piye kabare?
    wis suwe ora ketemu, hehehehe

  4. boleh kah aku copy do’a itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s